<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kupang Barat Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/kupang-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/kupang-barat/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jun 2025 00:51:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Kupang Barat Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/kupang-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelar Rapat di Kupang Barat, Forkopimda dan Masyarakat Bahas Kebutuhan Rakyat</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/33757/gelar-rapat-di-kupang-barat-forkopimda-dan-masyarakat-bahas-kebutuhan-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 00:51:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Taimenas]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Kadek Abriawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=33757</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Forkopimda...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33757/gelar-rapat-di-kupang-barat-forkopimda-dan-masyarakat-bahas-kebutuhan-rakyat/">Gelar Rapat di Kupang Barat, Forkopimda dan Masyarakat Bahas Kebutuhan Rakyat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Forkopimda Kabupaten Kupang yang terdiri dari Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Aurum Titu Eki,  Ketua DPRD Daniel Taimenas, Kapolres AKBP.Rudy Junus Jacob Ledo, Dandim 1604/Kupang Letkol Inf.Kadek Abriawan, Ketua Pengadilan Ikrarniekha Elmayawati Fau, Rabu (4/6/2025) siang, melaksanakan Rapat bersama masyarakat di Kecamatan Kupang Barat, tepatnya di lokasi dermaga Bolok.</p>
<p>Bupati Yosef Lede memilih rapat Forkopimda yang biasanya hanya dihadiri Forkopimda saja, kali ini rapat dilaksanakan dengan menghadirkan masyarakat.</p>
<p>Yos Lede mengstakan, sengaja rapat ini menghadirkan masyarakat, agar bisa mendengarkan dan menanyakan secara langsung apa yang menjadi rencana kerja para pimpinan.</p>
<p>Masyarakat juga bisa menanyakan berbagai persoalan, permasalahan yang erat kaitannya dengan kemasyarakatan, pemerintahan, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat Dan lain sebagainya, yang secara langsung akan dijawab para pimpinan forkopimda sesuai bidang tugas masing-masing.</p>
<p>Yosef Lede menyampaikan Forkopimda perlu berkontribusi dalam memberikan saran, pendapat, dukungan kepada Pemerintah Daerah, sehingga apa yang dikerjakan akan baik kedepan.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, memang sengaja pilih tempat ini untuk diadakan rapat, karena di tempat ini sesuai visi misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, akan dibangun Dermaga Rakyat sekaligus Tempat Pelelangan Ikan (TPI) .</p>
<p>&#8220;Karena kedepan seluruh aktifitas penyeberangan dari Semau ke sini, kita akan bangun ekonomi, maka kita harus siapkan fasilitas yang baik, yaitu Dermaga Rakyat tempat untuk penyeberangan sekaligus ada TPI. Kita punya sumber laut yang luar biasa, tapi daerah kurang mendapatkan pendapatan dari apa yang kita punya. Maka rata-rata ikan dibawah ke Oeba. Kita lagi berpikir supaya daerah dapatkan pendapatan tapi masyarakat seputaran sini akan ada peningkatan ekonomi,&#8221; terang Yos Lede.</p>
<p>Yos Lede mengajak semua membuka wawasan berpikir bahwa ternyata Kabupaten Kupang mempunyai sumber, potensi yang luar biasa.</p>
<p>&#8220;Semoga melalui pertemuan ini dapat memberikan dampak positif untuk pembangunan di Kabupaten Kupang, khususnya yang ada di Kecamatan Kupang Barat,&#8221; kata Yos.</p>
<p>Sementara Ketua DPRD Daniel Taimenas  mendukung penuh program Pemerintah Daerah untuk pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Kupang lebih baik.</p>
<p>&#8220;Kesejahteraan rakyat perlu diperhatikan. Dan DPRD bersedia memberikan persetujuan terhadap anggaran, apabila sesuai regulasi dan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat,&#8221;kata Dan.</p>
<p>Kesempatan itu juga, Kapolres Kupang, AKBP. Rudy Junus Jacob Ledo memberikan arahan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat untuk tetap selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, bersama menjaga keamanan ketertiban masyarakat.</p>
<p>Ketua Pengadilan Ikrarniekha Elmayawati Fau juga berbicara hal penting dalam pengelolaan dan pelaksanaan tugas pokok dan Fungsi di Pengadilan.<br />
Juga pelaksanaan kerjasama dengan Instansi Penegak Hukum lainnya. Termasuk mendengarkan keluhan masyarakat.</p>
<p>Selanjutnya, Dandim 1604/Kupang, Letkol Inf. Kadek Abriawan berbicara masalah Bela Negara.<br />
Menurut dia, Bela Negara itu bukan hanya tugas Tentara, Polisi tapi tugas semua masyarakat termasuk nelayan. Nelayan sebagai garda terdepan menjaga kedaulatan pangan.</p>
<p>&#8220;Secara langsung nelayan turun ke laut meski cuaca buruk untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tapi secara tidak langsung, kehadiran bapak/ibu nelayan menunjukkan eksistensi keberadaan negara kita bahwa inilah wilayah kita,&#8221; terang Dandim. (Merc).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33757/gelar-rapat-di-kupang-barat-forkopimda-dan-masyarakat-bahas-kebutuhan-rakyat/">Gelar Rapat di Kupang Barat, Forkopimda dan Masyarakat Bahas Kebutuhan Rakyat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Buaya Terkam Warga Kupang Barat</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/32100/lagi-buaya-terkam-warga-kupang-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 08:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lifuleo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sumlili]]></category>
		<category><![CDATA[diterkam]]></category>
		<category><![CDATA[Kolam Dekat Perairan Salupu]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[memanah ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Yafet Maak (50)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=32100</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212;- Peristiwa...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32100/lagi-buaya-terkam-warga-kupang-barat/">Lagi, Buaya Terkam Warga Kupang Barat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212;- Peristiwa tragis kembali terjadi di wilayah Kupang Barat. Seorang warga bernama Yafet Maak (50), warga Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, diterkam buaya saat sedang memanah ikan di Kolam Dekat Perairan Salupu, Desa Lifuleo, pada Jumat (28/2) malam.<br />
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kupang Barat Iptu Syamsudin Noor membenarkan kejadian tersebut.<br />
&#8221; Ya tadi malam. Sudah ditangani pihak medis RSUP Ben Mboi, &#8221; terangnya.<br />
Iptu Syamsudin menguraikan, kejadian ini bermula ketika korban bersama tiga rekannya, Jeky Muskananfola, Agustinus A. Lodan, dan Jefri Ariyanto Lai,  berangkat dari rumah sekitar pukul 20.00 WITA menuju Kolam Salupu untuk memanah ikan.<br />
Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk berburu ikan.</p>
<p>Korban bersama Jeki Muskananfola, sementara dua rekan lainnya berada di area yang berbeda. Sekitar pukul 22.00 WITA, saat korban tengah membidik ikan, seekor buaya tiba-tiba menerkam dan menggigitnya di bagian kaki kanan.<br />
Korban langsung berteriak meminta pertolongan.<br />
Jeki Muskananfola yang berada di dekat korban segera bergegas mendekat dan mencoba menyelamatkan korban dengan memukul buaya menggunakan kayu panah.<br />
Usaha ini berhasil membuat buaya melepaskan gigitan, sehingga korban dapat dievakuasi keluar dari kolam.</p>
<p>Sekitar pukul 23.00 WITA, korban dibawa pulang ke rumahnya di Desa Sumlili.</p>
<p>Atas kesepakatan keluarga, korban kemudian dilarikan ke RSUP dr. Ben Mboi Kupang sekitar pukul 24.00 WITA untuk mendapatkan perawatan medis.<br />
Setibanya di IGD RSUP dr. Ben Mboi Kupang pada pukul 01.00 WITA, korban langsung ditangani oleh tim medis.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka gigitan di lengan kanan, patah tulang lengan kanan, luka di paha kanan, luka gigitan dari telapak kaki kanan hingga betis, luka gigitan di betis kaki kiri, dan luka di telapak tangan dan jari kelingking kiri.<br />
Saat ini, korban sedang menjalani operasi di ruang operasi RSUP dr. Ben Mboi Kupang.</p>
<p>Menurut informasi yang dihimpun, lokasi kejadian memang dikenal sebagai habitat buaya dan sudah beberapa kali terjadi serangan terhadap warga.<br />
Meski demikian, masyarakat setempat masih tetap melakukan aktivitas mencari ikan di area tersebut karena menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama mereka.</p>
<p>Mereka mengabaikan himbauan yang diterbitkan pemerintah seperti papan himbauan yang terpasang di lokasi tersebut.<br />
Mengacu pada insiden yang berulang, warga diimbau untuk lebih berhati-hati atau menghindari perairan Salupu terutama pada malam hari.<br />
Pemerintah setempat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti pemasangan rambu peringatan atau pelarangan aktivitas perikanan di area yang berisiko tinggi diterkam buaya.</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya yang mengintai di alam sekitar, terutama di wilayah yang dikenal sebagai habitat buaya. (Ss).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32100/lagi-buaya-terkam-warga-kupang-barat/">Lagi, Buaya Terkam Warga Kupang Barat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
