<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anita Gah Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/anita-gah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/anita-gah/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 14:15:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Anita Gah Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/anita-gah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Kupang : &#8220;Dalam Keterbatasan Kami Lahirkan Juara Dunia&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/37526/bupati-kupang-dalam-keterbatasan-kami-lahirkan-juara-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 14:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Gah]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Nunuk Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kependidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Yos Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=37526</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/37526/bupati-kupang-dalam-keterbatasan-kami-lahirkan-juara-dunia/">Bupati Kupang : &#8220;Dalam Keterbatasan Kami Lahirkan Juara Dunia&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Bupati Kupang hadir dalam Rapat Koordinasi implementasi program kemendikdasmen dan sinkronisasi kebijakan daerah. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel bintang di Kota Kupang Senin (4/5/26).</p>
<p>&#8220;Kami banyak viral. Tapi prestasi kami juga luar biasa meski tidak diimbangi infrastruktur yang memadai. Dengan keterbatasan saja kita lahirkan juara dunia&#8221;, ujar Bupati Kupang Yosef Lede dalam kesempatan itu.</p>
<p>Pernyataan Bupati Kupang ini merujuk pada Nono yang pada 19 Juli 2025 lalu berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Kompetisi Coding Nasional 2025 yang digelar Binus University.</p>
<p>Prestasi ini sangat istimewa karena semua peserta adalah siswa SMP dan SMA, sementara Nono masih berstatus siswa SD Negeri Buraen 1.</p>
<p>Sementara itu Angelus baru – baru ini berhasil membawa pulang Lima Medali Perak, dari ajang Liga Matematika Nasional Tahun (LIMAS 2025).</p>
<p>Ia menyambut baik revitalisasi gedung sekolah dengan dana pemerintah pusat.</p>
<p>&#8220;Kami kadang anak-anak jalan kaki sampai 7 km (ke sekolah). Di hadapan kita ada ibu Anita Gah. Kadang semua orang bicara enak tapi belum tentu mereka di lapangan. Saya dan teman-teman (kepala daerah) merasakan hal yang sama. Kami mengharapkan revitalisasi. Karena kondisi daerah. Termasuk sinyal jadi masalah. Kita mau program merdeka belajar dengan sistem digitalisasi tapi sinyal tidak ada. Kemarin kami terbantu dengan starlink tapi ini belum menjawab kebutuhan di daerah kami&#8221;, urai dia.</p>
<p>Lebih jauh Yos mengatakan, Kabupaten Kupang masuk dalam kategori wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).</p>
<p>&#8220;Belum semua daerah terluar itu mendapatkan tunjangan. Kami harap tunjangan khusus ini bisa menjawab daerah-daerah terpencil. Guru-guru mau ke sana tetapi tidak ada tunjangan terpencil. Nah ini yang menjadi catatan penting. Sehingga betul-betul daerah terpencil ini guru-guruya dapat tunjangan&#8221;, tegas Yos di hadapan Menteri Pendidikan dasar dan menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu&#8221;ti dan jajaran.</p>
<p>Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu&#8217;ti mengatakan, pihaknya selalu memperhatikan usulan perbaikan gedung sekolah yang masuk ke Kementrian termasuk dari NTT.</p>
<p>&#8220;Anak belajar di gedung yang nyaris roboh tentu mereka tidak nyaman. Kami mau fisik gedung megah tapi tidak megap-megap. Fisiknya harus menarik orang untuk belajar. Ini yang kami lakukan. Sebagian sudah. Tahun ini revitalisasi kita 11. 744 Satuan Pendidikan sudah dengan anggaran Rp14 triliyun. Kami masih berjuang ada tambahan 60ribu lagi. Kalo anggaran revitalisasi didukung tahun ini lebih banyak lagi&#8221;, jelas dia.</p>
<p>&#8220;Sekolah rusak di NTT sering viral. Kalo yang begitu kami segera datang dan selesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.<br />
Karena tidak bisa Indonesia hanya di teropong dari jarak jauh. Pemimpin itu hadir tidak hanya lewat WA. Gedung rusak harus dilaporkan. Kalo dilaporkan bagus tidak dibantu&#8221;, ujar dia.</p>
<p>Tentang daerah 3 T Abdul menegaskan, NTT masuk semua kategori.<br />
Ia berjanji akan terus membenahi nasib guru dan tenaga kependidikan dan revitalisasi gedung sekolah di Indonesia khususnya di NTT.</p>
<p>Di akhir sambutannya Abdul menegaskan, secanggih apapun fasilitas, penentu keberhasilan tetap guru. &#8220;Guru agen ilmu dan agen peradaban. Guru jadi konselor&#8221;, pungkas dia</p>
<p>Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah menegaskan, masih banyak ketimpangan terjadi di dunia pendidikan.</p>
<p>&#8220;Kesejahteraan guru harus menjadi perhatian. Juga pelatihan guru harus sesuai kebutuhan di sekolah. Distribusi guru juga belum merata. Terjadi penumpukan tapi kekosongan di tempat lain. Banyak persoalan&#8221;, tegas dia.</p>
<p>Mengenai sekolah yang belum mempunyai kepala sekolah ia menyatakan sangat sedih karena kehadirannya sangat penting.</p>
<p>&#8220;Sedih ibu Nunuk melaporkan masih ada seribu lebih sekolah belum punya kepala sekolah.</p>
<p>Sangat penting itu. Pak gub tolong liat sekolah mana itu. Dapodiknya pasti berantakan. Itu sudah pasti. Saya bicara sebagai wakil rakyat.</p>
<p>Pak mentri buka saja&#8221;, tegas dia.<br />
Dirjen guru dan tenaga kependidikan Nunuk Suryani menyebutkan, dari 5ribu lebih sekolah masih ada seribu lebih yang belum memiliki kepala sekolah.</p>
<p>Ia menambahkan, ke depan guru ASN bisa didistribusikan ke sekolah swasta.</p>
<p>&#8221; Juga ke daerah terpencil. Gubernur Bupati bisa lakukan hal ini&#8221;, ujar dia.</p>
<p>Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan akan memperhatikan hal itu.</p>
<p>&#8220;KIta akan coba lakukan distribusi guru agar tidak menumpuk di kota. Harap ketika dilakukan tidak banyak WA bupati walikota untuk tidak kasih pindah keluarga. Yang dapat di tempat susah ada insentif khusus. Ini dua saja kesehatan dan pendidikan yang dapat ini&#8221;, ujar dia.</p>
<p>Mengenai upaya peningkatan mutu pendidikan di NTT lanjut dia, pihaknya sudah melaunching &#8220;gerakan jam belajar&#8221; tepat Hari pendidikan nasional.</p>
<p>&#8220;Kami sudah launching jam belajar masyarakat.<br />
Jam belajar pukul 16.00-18.00 kami harap kita fokus kasih ruang untuk anak bisa belajar&#8221;, pungkas Gubernur.</p>
<p>Kegiatan rakor diwarnai penampilan siswa SMAN 3 Kupang dengan sebuah lagu berjudul &#8220;Rukun bersama teman&#8221; karangan Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu&#8217;ti. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/37526/bupati-kupang-dalam-keterbatasan-kami-lahirkan-juara-dunia/">Bupati Kupang : &#8220;Dalam Keterbatasan Kami Lahirkan Juara Dunia&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satukan Langkah Bangun Pendidikan, Kemendikdasmen Gelar Rakor di Kupang</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/37521/satukan-langkah-bangun-pendidikan-kemendikdasmen-gelar-rakor-di-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 14:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Gah]]></category>
		<category><![CDATA[kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=37521</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212;Kementerian Pendidikan...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/37521/satukan-langkah-bangun-pendidikan-kemendikdasmen-gelar-rakor-di-kupang/">Satukan Langkah Bangun Pendidikan, Kemendikdasmen Gelar Rakor di Kupang</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212;Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Program dan Sinkronisasi Kebijakan Daerah di Aula salah satu Hotel Bintang di Kota Kupang, Provinsi NTT, Senin, (4/5)2026).</p>
<p>Forum strategis ini bertujuan menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah NTT.</p>
<p>Gubernur Prov. NTT, Melkiades Laka Lena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu&#8217;ti, di Bumi Flobamora.</p>
<p>Ia menekankan, Pemerintah Provinsi NTT menyadari sepenuhnya bahwa SDM adalah aset utama pembangunan.</p>
<p>“Hanya SDM yang hebat yang mampu mengelola potensi besar NTT dengan baik. Pendidikan mencakup berbagai aspek, termasuk motorik dan pembentukan karakter, yang menjadi fondasi utama bagi kemajuan kita,” ujar Laka Lena.</p>
<p>Anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah, memberikan catatan kritis sekaligus motivasi dalam forum tersebut.</p>
<p>Ia menyoroti pentingnya data akurat mengenai sekolah yang rusak serta angka anak putus sekolah yang masih tinggi meski program bantuan seperti PIP terus meningkat.</p>
<p>“Pendidikan adalah pondasi bangsa. Tidak ada bangsa besar tanpa guru yang kuat, tidak ada daerah maju tanpa sekolah yang hidup, dan tidak ada masa depan cerah tanpa integritas guru yang baik,” tegas Anita.</p>
<p>Ia juga mendesak agar pemerintah memperhatikan fasilitas dasar guru, terutama di era digital.</p>
<p>“Jangan sampai guru dibebani berbagai tuntutan tanpa fasilitas memadai. Pelatihan jangan hanya seremonial, tapi harus menyentuh akar masalah seperti gizi, stunting, dan aksesibilitas siswa di daerah terpencil,” tambahnya.</p>
<p>Anita juga mengusulkan program afirmasi khusus bagi guru di wilayah perbatasan serta perbaikan kesejahteraan bagi operator sekolah dan tenaga administrasi.</p>
<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu&#8217;ti, menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Provinsi NTT.</p>
<p>Ia menegaskan, pada tahun 2025, pemerintah fokus pada revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran.</p>
<p>“Infrastruktur fisik melekat erat dengan mutu. Jika sekolah aman dan nyaman, hasil belajar anak didik akan jauh lebih baik,” jelas Prof. Mu&#8217;ti.</p>
<p>Secara nasional, pemerintah telah menargetkan penyediaan perangkat di 288.865 satuan pendidikan, termasuk akses internet di 1.852 titik dan listrik di 2.389 satuan pendidikan.</p>
<p>Dia juga menekankan kebijakan metode mendidik tanpa kekerasan serta penguatan peran Kepala Sekolah yang harus berasal dari Guru Penggerak untuk menjamin kualitas kepemimpinan di sekolah.</p>
<p>Menutup rangkaian diskusi, Bupati Kupang, Yosef Lede, mewakili para kepala daerah menyampaikan realita di lapangan.</p>
<p>Ia menyoroti tantangan geografis di mana siswa harus berjalan hingga 7 kilometer menuju sekolah, serta kendala jaringan internet yang menghambat program digitalisasi.</p>
<p>“Terkait pemerataan guru, kendalanya bukan hanya jumlah, tapi juga distribusi ke daerah terpencil. Kami berharap tunjangan khusus bagi guru di daerah terpencil dapat merata, agar guru memiliki motivasi lebih untuk mengabdi di pelosok tidak hanya terbatas pada desa dengan indeks tertentu,” tegas Yos Lede.</p>
<p>Rapat koordinasi ini diharapkan melahirkan keputusan konkret yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di NTT, mulai dari perbaikan sarana prasarana hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.</p>
<p>Turut Hadir dalam Acara: Wakil Gubernur NTT, Wali Kota Kupang, para Bupati/Wakil Bupati se-NTT, Kepala Dinas Pendidikan se-NTT, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan. Dirjen PAUD Dikdasmen, Staf Khusus Menteri, Kepala UPT Kemendikdasmen se-NTT, serta para tokoh pendidikan dan insan pers. (Nh).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/37521/satukan-langkah-bangun-pendidikan-kemendikdasmen-gelar-rakor-di-kupang/">Satukan Langkah Bangun Pendidikan, Kemendikdasmen Gelar Rakor di Kupang</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
