<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lingkungan Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/category/lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/category/lingkungan/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 13:50:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Lingkungan Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/category/lingkungan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atasi Masalah Sampah di Area Parkiran Pasar Oesao, Camat Kupang Timur : &#8220;Kami Akan Tertibkan Pedagang&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/36827/atasi-masalah-sampah-di-area-parkiran-pasar-oesao-camat-kupang-timur-kami-akan-tertibkan-pedagang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 13:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Daud Kore Ludji]]></category>
		<category><![CDATA[Marina Ludji]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Oesao]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=36827</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Persoalan...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36827/atasi-masalah-sampah-di-area-parkiran-pasar-oesao-camat-kupang-timur-kami-akan-tertibkan-pedagang/">Atasi Masalah Sampah di Area Parkiran Pasar Oesao, Camat Kupang Timur : &#8220;Kami Akan Tertibkan Pedagang&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Persoalan sampah menjadi hal yang sulit diurai oleh pemerintah. Pasar di mana saja selalu menjadi salah satu sumber produksi sampah.<br />
Sebut saja pasar Oesao. Di area parkir pasar ini sampah sulit diurai. Menumpuk di mana-mana terutama di atas saluran air yang membelah lahan Daud Kore Ludji dengan area parkir.</p>
<figure id="attachment_36829" aria-describedby="caption-attachment-36829" style="width: 250px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-36829" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_214132-250x190.jpg" alt="" width="250" height="190" srcset="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_214132-250x190.jpg 250w, https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_214132-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 250px) 100vw, 250px" /><figcaption id="caption-attachment-36829" class="wp-caption-text"><em>Sampah di area parkir pasar Oesao.</em></figcaption></figure>
<p>Pantauan Media Jumat (23/1/26) sore, terdapat beberapa titik kumpul sampah yang perlu mendapat perhatian.</p>
<p>Terhadap keadaan ini Camat Kupang Timur Marina Ludji angkat bicara.</p>
<p>&#8220;Tentang sampah di pasar Oesao kemarin kita sudah dapat pengeluhan tentang sampah. Kita sudah turun lokasi bersama babinsa, babinkam dari polres Kupang dan juga PD pasar dan kelurahan Oesao. Itu masalahnya di lahan parkir terjadi jual beli di tempat yang bukan seharusnya. Bongkar muat disitu. Solusi yang kami berikan, kami akan menertibkan semua penjual yang ada di lahan parkir kembali ke dalam bangunan pasar. Parkiran kita kembalikan ke fungsi awalnya sebagai lahan parkir untuk bongkar muat.<br />
Setelah bongkar muat kendaraan kembali ke parkir di lahan parkir. Kalau kita tidak pindahkan penjual maka sampah akan terus ada di situ.<br />
Itu solusi yang kita berikan&#8221;, jelas Marina.</p>
<p><strong>Kita akan berikan surat pemberitahuan lebih dulu.</strong></p>
<p>Marina menjelaskan, sebelum dipindahkan pihaknya akan melakukan pemberitahuan kepada pedagang.<br />
&#8220;Pertama kita kasih surat pemberitahuan supaya si penjual ini segera pindah. Kami kasih waktu 1 minggu. Kalau mereka tidak memindahkan kami kasih surat peringatan supaya mereka segera pindah. Kalau itu pun masih tidak diindahkan minta maaf kami akan Berkoordinasi dengan pihak terkait kita akan melakukan pembongkaran. Upaya paksa kita lakukan sampai ini bisa teratasi&#8221;, tegas dia.</p>
<figure id="attachment_36830" aria-describedby="caption-attachment-36830" style="width: 250px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-36830" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/FB_IMG_1769175630312-250x190.jpg" alt="" width="250" height="190" srcset="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/FB_IMG_1769175630312-250x190.jpg 250w, https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/FB_IMG_1769175630312-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 250px) 100vw, 250px" /><figcaption id="caption-attachment-36830" class="wp-caption-text"><em>Sampah di bagian lain area parkir pasar Oesao.</em></figcaption></figure>
<p><strong>Pihak terkait harus pikirkan TPS, TPA dan kendaraan operasional.</strong><br />
Maria mengakui, ada kekurangan pada pemerintah yang belum mampu menyiapkan Tempat Pembuangan sementara sebelum sampah diangkut ke Tempat pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>&#8220;Sampah-sampah ini kami siap mengumpulkan tetapi yang menjadi kendala tempat pembuangan sementara dan tempat pembuangan akhir tidak ada. Dan juga kendaraan operasional untuk mengangkut sampah, tidak ada. Jadi ini yang harus pemerintah terkait berdiskusi untuk masalah sampah&#8221;, terang dia.</p>
<figure id="attachment_36831" aria-describedby="caption-attachment-36831" style="width: 250px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-36831" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_204008-250x190.jpg" alt="" width="250" height="190" srcset="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_204008-250x190.jpg 250w, https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260123_204008-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 250px) 100vw, 250px" /><figcaption id="caption-attachment-36831" class="wp-caption-text"><em>Tokoh masyarakat di pasar Oesao Daud, Kore Ludji.</em></figcaption></figure>
<p>Sementara itu tokoh masyarakat Oesao Daud Kore Ludji mengatakan, sebelum dipindahkan pemerintah harus lebih dulu menata pedagang.</p>
<p>&#8220;Kalau ini semua harus masuk ke dalam pasar harus ditata dulu sehingga tidak terjadi gesekan pengguna lapak itu. Kalau disuruh masuk tetapi tidak ada tempat yang mungkin akan diundi atau ditunjuk itu akan terjadi gesekan, terjadi keributan. Karna itu ini harus jadi penanganan pemerintah dalam hal ini Disperindag atau mungkin instansi yang menangani&#8221;, ujar Daud.</p>
<p><strong>Sangat mendukung.</strong></p>
<p>Daud mengatakan, dirinya sangat mendukung rencana pemerintah untuk menertibkan pedagang di lahan parkir.</p>
<p>&#8220;Saya sebagai tokoh masyarakat sangat mendukung. Kenapa ? sebenarnya lahan saya ini saya tidak mau jual ke pemerintah mengingat beberapa waktu lalu pasar ini sempat meluber sampai ke jalan Timur Raya sehingga terjadi kemacetan yang sangat parah. Jadi kami sebagai keluarga berembuk dengan pemerintah untuk pasar yang ada ini. Kalau tidak ada lahan parkir sudah ditargetkan untuk pindah karena dia sudah tidak dapat menampung penjual dan pembeli yang ada&#8221;, urai dia.</p>
<p>Ia berharap, pemerintah memperhatikan hak pedagang untuk mendapatkan lapak di dalam pasar.</p>
<p>&#8220;Saat pembagian lapak, tidak tebang pilih. Kalo ini diistimewakan karena faktor X, akan terjadi hal yang tidak diinginkan&#8221;, pungkas Daud. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36827/atasi-masalah-sampah-di-area-parkiran-pasar-oesao-camat-kupang-timur-kami-akan-tertibkan-pedagang/">Atasi Masalah Sampah di Area Parkiran Pasar Oesao, Camat Kupang Timur : &#8220;Kami Akan Tertibkan Pedagang&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yosef Lede : Aksi Menanam Pohon, Sejalan Dengan Program Pemerintah</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/36395/yosef-lede-aksi-menanam-sejalan-dengan-program-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 05:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Fransiskus Eko Sulistyono]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=36395</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36395/yosef-lede-aksi-menanam-sejalan-dengan-program-pemerintah/">Yosef Lede : Aksi Menanam Pohon, Sejalan Dengan Program Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Bupati Kupang, Yosef Lede, akhir pekan yang lalu melakukan penanaman pohon di seputaran SD Negeri Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat.</p>
<p>Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indoensia Tahun 2025.</p>
<p>Peringatan Hari Menanam Pohon 2025 tingkat Kabupaten Kupang terlaksana, bekerjasama dengan PLN Wilayah NTT.</p>
<p>Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, menanam pohon dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang diprakarsai PLN Wilayah NTT tersebut memang sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kupang yang sedang menggalakan menanam di seluruh wilayah Kabupaten Kupang.</p>
<p>Hal tersebut dijelaskan Yosef Lede, adalah bagian dari upaya global untuk menjaga alam yang semakin mengkhawatirkan kondisinya karena ulah manusia sendiri.</p>
<p>“Kita lihat sudah bulan Desember tetapi panas masih luar biasa. Ini biasa disebut pemanasan global yang lebih disebabkan karena manusia yang tidak cinta lingkungan. Terimakasih PLN yang sudah mulai menggalakkan cinta lingkungan dan gerakan tanam akan dilakukan diseluruh Kabupaten Kupang, minimal satu orang satu pohon. Menaman pohon artinya memberikan masa depan bagi generasi penerus kita”, jelas Yosef Lede.<br />
Di lain sisi Yosef Lede juga berharap PLN NTT terus meningkatkan komitmennya melayani masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Kupang, yang masih saja ada yang belum terlayani aliran listrik dari PLN.</p>
<p>Selain melayani masyarakat umum di rumah masing &#8211; masing, Yosef Lede juga meminta PLN untuk memfasilitasi daerah – daerah tertentu yang bisa dikatakan kota untuk dipasangkan lampu jalan, sehingga bisa sedikit merubah wajah Kabupaten Kupang menjadi lebih baik lagi.</p>
<p>General Manager UIW NTT, Fransiskus Eko Sulistyono, mengatakan, kegiatan tersebut adalah bentuk tanggung jawab PLN dalam merawat lingkungan yang merupakan bagian dari kehidupan tempat PLN ada dan melayani masarakat.</p>
<p>Dia melanjutkan, pada tahun 2025 ini PLN melakukan penanaman pohon di 2 tempat di Kabupaten Kupang, yaitu di Desa Bolok sebanyak 5000 pohon yaitu pohon lengkeng, mangga, dan sukun. Sedangkan di Desa Nunkurus PLN menyediakan 5000 anakan bambu dan mahoni untuk ditanam disekitar Daerah Aliran Sungai.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Absalom Buy, Asisten III Sekda Kabupaten Kupang, Piter Sabneno. Camat Kupang Barat, Kepala Desa Bolok dan Kepala Desa serta Lurah se-Kecamatan Kupang Barat. Serta jajaran pimpinan dan karyawan PLN NTT, dan para guru serta murid SD GMIT Bolok. (Merc).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36395/yosef-lede-aksi-menanam-sejalan-dengan-program-pemerintah/">Yosef Lede : Aksi Menanam Pohon, Sejalan Dengan Program Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampaikan Sambutan Pada Pencanangan BBGRM, Bupati Kupang Minta Libatkan Masyarakat</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/36064/sampaikan-sambutan-pada-pencanangan-bbgrm-bupati-kupang-minta-libatkan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 01:41:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum]]></category>
		<category><![CDATA[BBGRM]]></category>
		<category><![CDATA[OEBELO]]></category>
		<category><![CDATA[Yos Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=36064</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36064/sampaikan-sambutan-pada-pencanangan-bbgrm-bupati-kupang-minta-libatkan-masyarakat/">Sampaikan Sambutan Pada Pencanangan BBGRM, Bupati Kupang Minta Libatkan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke &#8211; 22 Tingkat Kabupaten Kupang.</p>
<p>Kegiatan berlangsung di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Mengawali sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan pentingnya melibatkan masyarakat dalam acara pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat saat ini disini. Tujuan akhir dari pencanangan ini adalah untuk masyarakat.</p>
<p>Kehadiran masyarakat, peran aktif masyarakat kata Yosef Lede, sangat dibutuhkan untuk menunjang semangat gotong royong yang meliputi beragam kegiatan yang akan berlangsung sebulan penuh.</p>
<p>Sesuai tema&#8221; Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi multi pihak, kita bersinergi mewujudkan Kabupaten Kupang emas&#8221;, Yosef Lede melanjutkan, selain melibatkan masyarakat, juga ada Lembaga adat, swasta, gereja, tokoh agama dan kaum muda.<br />
Enirit dia, seluruh pemangku kepentingan, bergandengan tangan dan bergotong &#8211; royong dalam pembangunan desa, baik itu sarana prasarana, infrastruktur melalui program padat karya tunai, perbaikan jalan usaha tani, jaringan perpipaan, bak penampung, sumur bor, perumahan layak huni, jamban sehat dan lain sebagainya.</p>
<p>Selain itu, Yosef Lede mengajak segenap pihak untuk mencintai lingkungan, dengan menjaga dan melestarikannya.</p>
<p>Saat itu, Bupati Yosef Lede, Wakil Bupati Aurum Titu Eki bersama undangan lainnya melakukan penanaman anakan Kelapa Hibrida secara simbolis di lokasi sekitar Kantor Desa Oebelo.</p>
<p><strong>Yosef Lede berikan ilustrasi bermakna motivasi.</strong></p>
<p>Ia menyampaikan pohon ini beberapa tahun kedepan, baru akan menghasilkan. Bila dibandingkan denga  menebang pohon pasti lebih cepat atau kurang lebih hanya beberapa menit untuk menebang. memang kebiasaan manusia lebih ahli menebang pohon daripada menanam. Padahal menanam itu banyak manfaat.</p>
<p>&#8220;Saya minta masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan menanam. Menanam pohon adalah bentuk cinta lingkungan yang konkret memberi banyak manfaat. Membantu mitigasi perubahan iklim, dan menciptakan lingkungan sehat,&#8221;ajak Yosef.</p>
<p>Adapun kekurangan atau kelemahan Pemkab Kupang yang di sampaikan Yosef Lede. Ia tak dapat pungkiri dan tidak mau berbicara yang bagus-bagus saja. Yosef Lede sampaikan bahwa di Pemkab Kupang belum tersedianya Tempat Pembuangan Air Sampah atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>&#8220;Dengan tidak tersedianya TPA, kepedulian masyarakat buang sampah pada tempatnya sangat minim. Saya tidak mau bicara yang baik-baik saja. Banyak yang memberitahu saya, adakala melewati beberapa lokasi strategis di Kabupaten Kupang, sampah berserakan dimana-mana. Hal ini yang perlu dibenahi bersama. Belajar cinta lingkungan untuk kehidupan yang sehat,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Ketua Panitia Yunisthya Padja dalam laporannya menyebutkan, kegiatan bulan bhakti berlangsung sebulan penuh dengan kegiatan utama gotong royong masyarakat meliputi bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan agama serta di bidang lingkungan.</p>
<p>&#8220;Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah terpilih sebagai pusat pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat, sedangkan untuk masing-masing kecamatan dilaksanakan di Desa/Kelurahan yang disepakati bersama masyarakat,&#8221;kata Yuni Padja.</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan stunting dan anakan kelapa untuk masyarakat. Selanjutnya, sosialisasi cara inseminasi buatan untuk ternak, dan gerakan pangan murah.</p>
<p>Acara ini dihadiri Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Asisten 1 Sekda Guntur Taopan. Juga Staf Ahli Bupati Jack Baok, Kepala BP4D yang juga Plt.Kadis PMD Paulus Liu. Kepala Dinas Pertanian Amin Juariah, Kepala Dinas Peternakan Pandapotan Siallagan, Camat Kupang Tengah Roby Meok, Kepala Desa Oebelo Marthen Hala. (Merc).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/36064/sampaikan-sambutan-pada-pencanangan-bbgrm-bupati-kupang-minta-libatkan-masyarakat/">Sampaikan Sambutan Pada Pencanangan BBGRM, Bupati Kupang Minta Libatkan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musim Bergeser, Pohon Berbunga Lebih Awal:  BMKG Sebut Suhu dan Hujan Jadi Pemicu</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35655/musim-bergeser-pohon-berbunga-lebih-awal-bmkg-sebut-suhu-dan-hujan-jadi-pemicu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 13:49:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIM BERGESER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35655</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Perubahan...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35655/musim-bergeser-pohon-berbunga-lebih-awal-bmkg-sebut-suhu-dan-hujan-jadi-pemicu/">Musim Bergeser, Pohon Berbunga Lebih Awal:  BMKG Sebut Suhu dan Hujan Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_35656" aria-describedby="caption-attachment-35656" style="width: 250px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-35656" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0059-250x190.jpg" alt="" width="250" height="190" srcset="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0059-250x190.jpg 250w, https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0059-100x75.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 250px) 100vw, 250px" /><figcaption id="caption-attachment-35656" class="wp-caption-text">Kornelis Tuan, petani jagung di Bello.</figcaption></figure>
<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT —</strong> Perubahan iklim global mulai memperlihatkan dampak nyata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah pohon yang lazimnya baru berbunga pada Desember kini tampak lebih cepat mengeluarkan bunga pada September.</p>
<p>Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: apakah musim di wilayah kering ini mulai bergeser?</p>
<p>Kornelis Tuan, petani jagung asal Belo, Kota Kupang, mengaku heran melihat pohon-pohon di sekitar kebunnya berbunga lebih awal.<br />
“Biasanya pohon di dekat kebun saya baru berbunga menjelang Natal. Sekarang, baru bulan September sudah penuh bunga. Kami bingung, karena musim tanam ikut kacau,” ujarnya, Senin (22/9/2025).</p>
<p>Hal serupa diamati Johni Manehat, guru sains di SMA Negeri 11 Kupang. Menurutnya, tumbuhan memiliki mekanisme alami untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.</p>
<p>“Ketika hujan turun lebih awal, pohon menafsirkan itu sebagai tanda pergantian musim. Beberapa tanaman beradaptasi dengan menyesuaikan waktu berbunga demi memperbesar peluang reproduksi,” jelas Johni.</p>
<p>Dari sisi ilmiah, fenomena ini sejalan dengan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Alpin, staf klimatologi BMKG Penfui Kupang, menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang kini semakin terasa.<br />
“Perubahan iklim sangat nyata. Suhu rata-rata meningkat, variabilitas iklim semakin besar, dan kejadian ekstrem makin sering terjadi. Semua ini membuat musim menjadi tidak menentu,” katanya.</p>
<p>Alpin menambahkan, salah satu tanda paling jelas adalah munculnya bunga lebih awal pada sejumlah pohon.</p>
<p>“Biasanya berbunga pada Desember, tetapi tahun ini sudah terlihat pada September. Selain faktor suhu, curah hujan juga berperan. Seharusnya bulan-bulan ini masih masuk kemarau, tetapi faktanya hujan masih sering turun. Data kami menunjukkan sifat hujan berada di atas normal atau lebih tinggi dari biasanya,” ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, Alpin mengingatkan bahwa pola iklim bisa berbeda pada tahun-tahun berikutnya.</p>
<p>“Pola iklim kita makin sulit diprediksi. Dampaknya besar terhadap pertumbuhan tanaman dan ketahanan pangan. Karena itu, masyarakat harus beradaptasi, dan pemerintah perlu menyiapkan kebijakan mitigasi maupun adaptasi iklim yang lebih konkret,” tegasnya.</p>
<p>Fenomena pohon berbunga lebih awal ini bukan sekadar perubahan kecil dalam siklus alam, melainkan sinyal kuat tentang bergesernya keseimbangan ekosistem.</p>
<p>Ia juga menjadi pengingat bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim adalah kebutuhan mendesak, bukan pilihan. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35655/musim-bergeser-pohon-berbunga-lebih-awal-bmkg-sebut-suhu-dan-hujan-jadi-pemicu/">Musim Bergeser, Pohon Berbunga Lebih Awal:  BMKG Sebut Suhu dan Hujan Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bello Punya Titik Sampah Baru,  Seklur Bello Ingatkan Warga Tertib Buang Sampah</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35545/bello-punya-titik-sampah-baru-seklur-bello-ingatkan-warga-tertib-buang-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 06:34:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[buang sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Deny Patty]]></category>
		<category><![CDATA[Tertib]]></category>
		<category><![CDATA[Titik sampah baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35545</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBANORA-SPOT &#8212; Warga...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35545/bello-punya-titik-sampah-baru-seklur-bello-ingatkan-warga-tertib-buang-sampah/">Bello Punya Titik Sampah Baru,  Seklur Bello Ingatkan Warga Tertib Buang Sampah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBANORA-SPOT</strong> &#8212; Warga Kelurahan Bello kini memiliki titik pembuangan sampah baru yang terletak dekat Terminal Bello.</p>
<p>Bak sampah tersebut disumbangkan sekaligus dibangun oleh warga Bello, Arlan Agripa, dan telah ditetapkan sebagai titik pengambilan sampah setiap hari oleh Satgas Kebersihan.</p>
<p>Sekretaris Lurah Bello, Deny Patty, saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025), mengatakan fasilitas itu diharapkan dapat membantu penataan kebersihan di wilayah Bello.</p>
<p>&#8220;Kami mohon kerja sama warga. Sampah sebaiknya dimasukkan dalam kantong plastik, dan waktu pembuangan dimulai pukul 17.00 -:05.00 WITA.</p>
<p>Aturan ini penting agar Satgas lebih mudah mengangkut sampah setiap hari,&#8221; kata Deny.</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar seluruh warga ikut menyebarkan informasi tersebut di lingkungannya.</p>
<p>&#8220;Kalau semua tertib, lingkungan kita pasti lebih bersih dan nyaman,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kontribusi jaga kebersihan.<br />
Sementara itu, penyumbang bak sampah, Arlan Agripa, mengatakan keinginannya untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan.</p>
<p>&#8220;Saya terpanggil untuk membantu karena masalah sampah menyangkut kenyamanan kita bersama. Semoga bak sampah ini bermanfaat, dan warga bisa menjaga serta memanfaatkannya dengan baik,&#8221; ujar Arlan.</p>
<p>Dengan adanya fasilitas baru ini, Pemerintah Kelurahan Bello optimistis pengelolaan sampah akan lebih tertib sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35545/bello-punya-titik-sampah-baru-seklur-bello-ingatkan-warga-tertib-buang-sampah/">Bello Punya Titik Sampah Baru,  Seklur Bello Ingatkan Warga Tertib Buang Sampah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KUB Sta. Maria Angela Stasi Bello, Bakal Ada Kebun Kolektif</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35042/kub-sta-maria-angela-stasi-bello-bakal-ada-kebun-kolektif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 07:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan harmonis]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35042</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Ketua...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35042/kub-sta-maria-angela-stasi-bello-bakal-ada-kebun-kolektif/">KUB Sta. Maria Angela Stasi Bello, Bakal Ada Kebun Kolektif</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Ketua Kelompok Umat Basis (KUB) Sta. Maria Angela Stasi Bello, Frans Maksi, mulai melirik lahan kosong. Lahan itu berada di wilayah KUB Beato Carlo Acutis, RT 007/RW 003, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.<br />
Sesuai kesepakatan lahan itu akan dijadikan kebun kolektif atau community garden.</p>
<p>Rencana ini lahir dari semangat kebersamaan umat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber pangan, ruang interaksi sosial, sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi.</p>
<p>“Kebun kolektif bukan sekadar menanam, tetapi membangun komunitas yang kuat, saling mendukung dan berbagi manfaat bersama,” ujar Frans, Sabtu (9/8/2025).</p>
<p>Frans menegaskan, inisiatif ini juga merupakan bagian dari program Seksi Pengembangan Ekonomi Umat Paroki yang digagas oleh Goris Takene.<br />
Program ini mendorong setiap KUB untuk melakukan langkah nyata dalam pengembangan ekonomi umat, dimulai dari kebun bersama.</p>
<p>“Paling tidak, kebutuhan dapur seperti sayur-mayur bisa terpenuhi dari kebun ini. Kalau bisa lebih, hasilnya bisa dijual untuk menambah pemasukan,” kata Frans.</p>
<p><strong>Kebun Kolektif memberikan banyak manfaat</strong>.</p>
<p>Dari sisi sosial, keberadaan kebun ini akan menjadi tempat berkumpul, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis antar warga.</p>
<p>Dari sisi psikologis, keterlibatan langsung warga akan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam merawat kebun tersebut.</p>
<p>Selain itu, hasil panen nantinya diharapkan dapat membantu kebutuhan pangan rumah tangga, sekaligus mengurangi beban pengeluaran harian.</p>
<p>“Kita ingin kebun ini memberi dampak nyata, baik secara ekonomi maupun kesehatan. Karena aktivitas berkebun juga menyehatkan tubuh dan pikiran,” tambahnya.</p>
<p>Frans Maksi mengajak seluruh anggota KUB dan warga sekitar untuk bergotong-royong dalam proses persiapan, mulai dari pembersihan lahan, penanaman, hingga pengelolaan kebun.</p>
<p>Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan, kebun kolektif ini akan menjadi contoh nyata pemberdayaan berbasis komunitas di tengah kota.</p>
<p><strong>Wadah menumbuhkan persaudaraan.</strong></p>
<p>Jika rencana ini berjalan sesuai harapan, Kebun Kolektif KUB Sta. Maria Angela akan menjadi wadah produktif yang bukan hanya menumbuhkan tanaman, tetapi juga menumbuhkan persaudaraan, solidaritas, dan harapan baru bagi masyarakat pinggiran Kota Kupang. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35042/kub-sta-maria-angela-stasi-bello-bakal-ada-kebun-kolektif/">KUB Sta. Maria Angela Stasi Bello, Bakal Ada Kebun Kolektif</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kupang Apresiasi Aksi Tanam Yang Dimotori GMIT</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34852/bupati-kupang-apresiasi-aksi-tanam-yang-dimotori-gmit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 02:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[desa Bitobe]]></category>
		<category><![CDATA[di lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampung Sonan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Yos Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34852</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34852/bupati-kupang-apresiasi-aksi-tanam-yang-dimotori-gmit/">Bupati Kupang Apresiasi Aksi Tanam Yang Dimotori GMIT</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Bupati Kupang, Yosef Lede, Kamis (31/7), melakukan penanaman perdana di lahan pertanian yang dikelola 20 Kepala Keluarga.</p>
<p>Mereka adalah masyarakat korban bencana longsor dari Kampung Sonan, Desa Bitobe, Kecamatan Amfoang Tengah.</p>
<p>Penanaman di atas lahan pertanian di tempat relokasi sementara para korban tersebut, tidak jauh dari lokasi bencana.</p>
<p>Usaha pertanian dari para korban longsor itu sendiri diprakarsai oleh GMIT Jemaat Bokhim Sonan. Ini sebagai bagian dari upaya untuk memfasilitasi masyarakat Kampung Sonan untuk bangkit kembali dari keterpurukan, setelah tertimpa bencana longsor, melalui usaha pertanian.</p>
<p>Yosef Lede dalam pesan singkatnya sebelum memulai aksi tanam mengatakan, aksi tanam yang dimotori GMIT Jemaat Bokhim Sonan tersebut perlu diapresiasi.</p>
<p>&#8220;Ini juga sejalan dengan apa yang menjadi kehendak Pemerintah selama saya sebagai Bupati dan Aurum Titu Eki sebagai Wakil Bupati&#8221;, ujar Yosef.</p>
<p>Menurut dia, bila terjadi bencana di Kabupaten Kupang, maka harus sesegera mungkin diatasi tanpa perlu banyak basa basi, sehingga masyarakat yang tertimpa bencana bisa terbantu dengan cepat.</p>
<p>“Sesibuk apapun saya dan Wakil Bupati, urusan masyarakat Kabupaten Kupang adalah yang utama. Karena itu kami akan selalu ada di masyarakat menyelesaikan masalah yang ada secara bersama”, tegas Yosef Lede.</p>
<p>Mengenai keluhan – keluhan masyarakat Kampung Sonan akan kebutuhan – kebutuhan mereka akan diatasi Pemerintah Kabupaten Kupang. Seperti dalam minggu ini juga akan menurunkan alat berat untuk memperbaiki akses jalan mereka.</p>
<p>Sementara untuk usaha pertanian mereka yang sedang dirintis tersebut, akan dibantu oleh Dinas Pertanian dengan traktor dan bibit sesuai kebutuhan.</p>
<p>Yosef Lede juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kupang untuk membantu pengairan usaha pertanian masyarakat Kampung Sonan, dengan menyediakan tandon air di ladang mereka.</p>
<p>“Saya baru pulang dari Jakarta itu untuk memperjuangkan bantuan 216 rumah layak huni dari Pemerintah Pusat yaitu Badan Penanggulangan Bencana Nasional. Dan bantuan rumah bagi korban losor Desa Bitobe, Kampung Sonan, juga masuk dalam 216 rumah bantuan yang sedang kita perjuangkan tersebut. Jadi kita doakan saja semoga bantuan tersebut cepat terealisasi, saya akan kembali untuk mengawal bantuan rumah itu terealisasi&#8221;, terang Yos.</p>
<p>&#8220;Mengenai kebutuhan – kebutuhan lain seperti dalam bidang kesehatan, tahun depan kita akan bangun Pustu di sini dan menempatkan tenaga kesehatan. Serta membangun gedung sekolah mungkin sementara 1 atau 2 ruangan saja dulu agar anak – anak kita di sini bisa kembali bersekolah secara normal”, jelas Yosef Lede.</p>
<p>Pada akhir keterangannya Yosef Lede juga meminta masyarakat Kampung Sonan, Desa Bitobe, agar menjaga lingkungan terutama menjaga hutan, agar bencana longsor bisa dicegah.<br />
Ia meminta masyarakat untuk tidak menebang pohon secara sembarangan karena, bentuk wilayah amfoang yang terjal akan mudah terkena longsor bila tidak ada pohon yang menopangnya.</p>
<p><strong>Listrik bagaimana? </strong></p>
<p>Sementara mengenai pemasangan listrik, masyarakat tidak perlua khawatir, karena ia memang sedang mengusahakan semua daerah di Kabupaten Kupang teraliri aliran listrik dari PLN.</p>
<p>Turut hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Provinsi NTT, Yunus Naisunis, anggota DPRD Kabupaten Kupang, Abi Yerusa Sobeukum. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Amin Juriah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Paul Liu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kupang, Semuel Tieneti, Ketua Majelis Jemaat Bokhim Sonam, Pendeta Devison Ittu. Camat Amfoang Tengah dan para Kepala Desa se Kecamatan Amfoang Tengah.<br />
Pada kesempatan tersebut juga dibagikan bantuan beras, mie instan, dan makanan cepat saji lainnya dari Pemermitah Kabupaten Kupang, kepada para korban. (Tery).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34852/bupati-kupang-apresiasi-aksi-tanam-yang-dimotori-gmit/">Bupati Kupang Apresiasi Aksi Tanam Yang Dimotori GMIT</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang &#8211;  Anggota DPD RI, Bahas Penataan Ruang dan Pengelolaan Sampah</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34835/pemkot-kupang-anggota-dpd-ri-bahas-penataan-ruang-dan-pengelolaan-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 01:08:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Ignas Lega]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Liyanto]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan tata ruang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34835</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34835/pemkot-kupang-anggota-dpd-ri-bahas-penataan-ruang-dan-pengelolaan-sampah/">Pemkot Kupang &#8211;  Anggota DPD RI, Bahas Penataan Ruang dan Pengelolaan Sampah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Pemerintah Kota Kupang menjadi tuan rumah kunjungan reses Anggota DPD RI, Ir. Abraham Paul Liyanto. Acara berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (29/7).</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi forum strategis membahas berbagai isu penting, terutama implementasi Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Serta tantangan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan.</p>
<p>Anggota DPD RI diterima langsung oleh Penjabat Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH.<br />
Turut hadir Sekretaris Satgas Kebersihan Kota Kupang, Camat Kelapa Lima serta perwakilan dari Dinas PUPR Kota Kupang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.</p>
<p>Sebagai bagian dari tugas konstitusional menyerap aspirasi daerah, Abraham menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ini penting dalam merumuskan kebijakan penataan ruang yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.</p>
<p>“Undang-Undang 26/2007 adalah fondasi penting untuk merancang ruang hidup yang manusiawi dan berkeadilan. Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi memiliki peran sentral, dan kami ingin mendengar langsung tantangan serta inovasi yang dilakukan pemerintah kota dalam implementasinya,” ujar Abraham.</p>
<p>Ia mengapresiasi berbagai upaya Pemerintah Kota Kupang dalam memperbaiki tata ruang dan mengelola sampah secara sistemik.</p>
<p>Abraham menyebut Kupang sebagai salah satu kota yang menunjukkan komitmen kuat terhadap isu lingkungan dan tata kelola ruang, meskipun masih menghadapi kendala struktural dan regulatif.</p>
<p>Lebih lanjut, ia membagikan pengalaman studi banding ke beberapa kota besar di dalam dan luar negeri, seperti Osaka (Jepang), yang telah berhasil mengintegrasikan pengelolaan sampah berbasis teknologi dalam perencanaan tata ruang kota.</p>
<p>Ia mendorong agar Kota Kupang membuka peluang kolaborasi internasional dan memperkuat sistem, bukan hanya proyek-proyek sesaat.</p>
<p>“Penataan ruang tidak bisa dipisahkan dari pengelolaan sampah. Keduanya saling mendukung dan memerlukan pendekatan lintas sektor. Kota Kupang bisa menjadi model, asal kebijakan yang diambil berbasis data, berpola sistem, dan terbuka terhadap praktik baik dari luar,” tambahnya.</p>
<p>Abraham berharap, hasil diskusi dan masukan dari Kota Kupang bisa menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam pembahasan undang-undang di tingkat nasional.</p>
<p>“Kota Kupang punya potensi besar. Tinggal bagaimana seluruh elemen dari eksekutif, legislatif hingga masyarakat bisa duduk bersama dan memikirkan kota ini dengan visi jangka panjang. Saya siap menjembatani suara daerah agar menjadi perhatian serius di tingkat pusat,” tutup Abraham.</p>
<p>Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkot Kupang tengah meninjau ulang dokumen RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) sebagai bagian dari penyempurnaan regulasi tata ruang kota. Proses review tersebut melibatkan lintas perangkat daerah dan telah memasuki tahapan konsultasi publik.</p>
<p>“Kami pastikan review RTRW tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, dan tetap responsif terhadap kebutuhan pertumbuhan kota. Prinsipnya, tata ruang harus menjamin ketertiban, keadilan, dan keberlanjutan,” ujar Ignasius.</p>
<p>Ignasius juga menyinggung tantangan dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor BGD (Bangunan Gedung Daerah) dan BBJ (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).</p>
<p>Menurutnya, banyak hal yang perlu disesuaikan dengan peraturan pusat, terutama agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan atau pelanggaran regulatif.</p>
<p>“Kami sedang mengkaji kemungkinan penyusunan perda, tapi tetap hati-hati agar tidak bertabrakan dengan peraturan lebih tinggi seperti PP 21. Dalam hal ini, kami terbuka untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan Bapak Abraham sebagai representasi daerah di pusat,” imbuhnya. (PKP kk).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34835/pemkot-kupang-anggota-dpd-ri-bahas-penataan-ruang-dan-pengelolaan-sampah/">Pemkot Kupang &#8211;  Anggota DPD RI, Bahas Penataan Ruang dan Pengelolaan Sampah</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Manggarai, Melki Laka Lena :&#8221;Kita Harus Dorong Penguatan Ekonomi&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34542/berkunjung-ke-manggarai-melki-laka-lena-kuta-harus-dorong-penguatan-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 23:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Grace]]></category>
		<category><![CDATA[dorong Ekonomi Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[syukur Imamat Mgr. Siprianus Hormat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34542</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, FLOBAMORA-SPOT &#8211;&#8212; “Kita...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34542/berkunjung-ke-manggarai-melki-laka-lena-kuta-harus-dorong-penguatan-ekonomi/">Berkunjung ke Manggarai, Melki Laka Lena :&#8221;Kita Harus Dorong Penguatan Ekonomi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, FLOBAMORA-SPOT &#8211;</strong>&#8212; “Kita harus dorong penguatan ekonomi masyarakat di daerah. Tugas kita adalah memastikan masyarakat di seluruh NTT ini mendapatkan penghasilan yang layak dan meningkatkan perekonomiannya.”</p>
<p>Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat berdialog dengan Para Camat, Kepala Puskemas, Lurah, dan Kepala Desa se-kabupaten Manggarai di Aula Kantor Bupati Manggarai pada Rabu, (16/7/2025) siang.</p>
<p>Dalam kesempatan audiensi ini, Gubernur Melki Laka Lena mendorong agar setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Manggarai memaksimalkan semua potensi desa yang ada guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi Masyarakat.</p>
<p>“Kita ingin agar ada hilirisasi produk unggulan setiap desa, kalau bisa jangan jual mentahnya saja. Harus diolah lebih lanjut biar nilai ekonomisnya meningkat,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTT di era Melki-Johni ini melalui Program One Village One Product (OVOP) berkomitmen untuk menguatkan ekonomi Masyarakat desa di seluruh wilayah NTT dengan memanfaatkan potensi yang ada di masing-masing desa.</p>
<p>Melki Laka Lena menegaskan bahwa Pembangunan di NTT harus berspiritkan NTT Centris dan pertumbuhan ekonomi harus merata di setiap wilayah provinsi kepulauan ini.</p>
<p>“Kita bangun NTT ini secara bersama-sama dengan spirit NTT Centris. Pusat pertumbuhan ekonomi harus ada di setiap daerah,” tambahnya.</p>
<p>Terkait dengan pemasaran produk unggulan desa nantinya, Gubernur mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sedang menginisiasi pembentukan NTT Mart. Menurutnya, NTT Mart ini akan menjadi wadah untuk menampung semua produk unggulan dari setiap desa di NTT untuk dipasarkan secara lebih luas.</p>
<p><strong>Evaluasi Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Manggarai. </strong></p>
<p>Dalam kesempatan kunjungan kerja perdananya di kabupaten Manggarai ini, Gubernur melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Manggarai.</p>
<p>Nara Grace Ginting selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, dalam laporannya, menyampaikan bahwa kepesertaan dan keaktifan keanggotaan BPJS di Kabupaten Manggarai ini sudah masuk dalam kategori Universal Health Coverage (UHC) Prioritas BPJS.</p>
<p>“Dari sisi cakupan kepesertaan, Kabupaten Manggarai ini sudah menyandang posisi UHC Prioritas”, jelas Grace.</p>
<p>Status UHC Prioritas BPJS ini menurut Grace adalah sebuah keistimewaan bagi masyarakat Manggarai karena hal ini memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang diberikan pemerintah.</p>
<p>Namun demikian, lanjut Grace, kendati sudah mendapat UHC Prioritas, tetap ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan lebih lanjut. Menurutnya, masih ada sebagian kecil yang belum terdaftar dan tidak mengetahui status kepesertaannya.</p>
<p>Gubernur Melki Laka Lena dalam arahannya menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen penuh untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional, termasuk di wilayah Kabupaten Manggarai ini.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Manggarai, Pemprov NTT melalui dana APBD 1 telah mengalokasikan pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Manggarai. Untuk Kabupaten Manggarai sendiri, jumlah jiwa yang tercover biaya BPJS Kesehatan dari Pemprov NTT sebanyak 2.222 orang.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Melki Laka Lena juga mengingatkan soal ketersediaan tenaga kesehatan di setiap desa.</p>
<p>Hal ini menurutnya sejalan dengan UU No. 36 Tahun 2014, yang mewajibkan setiap desa untuk memiliki minimal tiga tenaga kesehatan untuk membantu memberikan pertolongan pertama pada masyarakat saat sakit.</p>
<p>Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan perdana Gubernur Melki Laka Lena ke wilayah Kabupaten Manggarai ini.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran Gubernur hari ini adalah bentuk komitmen bersama dalam upaya membangun Manggarai dan NTT tercinta ini.</p>
<p>Terkait dengan Kepesertaan BPJS di Kabupaten Manggarai Timur yang sudah masuk dalam kategori Universal Health Coverage (UHC) Prioritas BPJS, Tarsisius Sjukur menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai.</p>
<p>Usai berdialog dengan Para Camat, Lurah dan Kepala Desa, Gubernur dan rombongan meninjau UPT Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT di Wilayah Kabupaten Manggarai.</p>
<p>Kehadiran Gubernur NTT dalam kunjungan ini untuk memastikan sinergitas semua stake holder terkait dalam Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT yang telah ditargetkan oleh pemerintahan Melki-Johni.</p>
<figure id="attachment_34544" aria-describedby="caption-attachment-34544" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-34544" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250717-WA0055.jpg" alt="" width="650" height="433" /><figcaption id="caption-attachment-34544" class="wp-caption-text"><em>Gubernur NTT Melki Laka Lena menghadiri Misa Syukur Imamat Mgr. Siprianus Hormat.</em></figcaption></figure>
<p><strong>Menghadiri Perayaan Syukur Imamat Mgr. Siprianus Hormat. </strong></p>
<p>Dalam kunjungan kerja ini, Gubernur Melki Laka Lena berkesempatan hadir dalam acara Perayaan Syukur 5 Tahun Tahbisan Uskup, 30 Tahun Imamat, dan 60 Tahun Usia Mgr. Siprianus Hormat di Aula Asumpta Paroki Katedral Ruteng, Selasa (16/7/2025) malam.</p>
<p>Gubernur Melki Laka Lena, mewakili seluruh masyarakat NTT, menyampaikan selamat dan profisiat kepada Mgr. Sipri Hormat atas ketiga tonggak penting dalam kehidupan pelayanan ini.</p>
<p>Menurut Melki Laka Lena, Perjalanan yang panjang ini adalah bukti nyata dari panggilan Tuhan yang terus dijaga dengan kesetiaan, komitmen, dan pengorbanan.</p>
<p>“Hari ini, Bapa genap berusia 60 tahun, memasuki usia yang penuh kedewasaan dan kebijaksanaan. Usia 60 tahun adalah usia yang dihormati, di mana seseorang diharapkan menjadi teladan, sumber hikmat, dan penuntun bagi generasi yang lebih muda. Tentu saja kami berharap Bapa Uskup akan terus menjadi inspirasi bagi kami semua, baik umat Katolik maupun seluruh masyarakat NTT,” ujar Melki.</p>
<p>Sebagai Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberi kesaksian bahwa di bawah kepemimpinan Mgr. Sipri Hormat, Gereja Katolik di Ruteng turut aktif dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas lintas agama.</p>
<p>“Kita tahu, NTT adalah provinsi dengan keberagaman yang kaya. Dalam konteks inilah, peran Bapa Uskup sangat strategis untuk menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat komitmen kita sebagai bangsa yang Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya. (Bap NTT).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34542/berkunjung-ke-manggarai-melki-laka-lena-kuta-harus-dorong-penguatan-ekonomi/">Berkunjung ke Manggarai, Melki Laka Lena :&#8221;Kita Harus Dorong Penguatan Ekonomi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dihadang Warga Poco Leok Soal Geotermal, Gubernur NTT Tak Gentar, Ajak Warga Dialog</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34539/dihadang-warga-poco-leok-soal-geotermal-gubernur-ntt-tak-gentar-ajak-warga-dialog/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 12:41:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[aksi massa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lungar]]></category>
		<category><![CDATA[Geotermal]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34539</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Gubernur...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34539/dihadang-warga-poco-leok-soal-geotermal-gubernur-ntt-tak-gentar-ajak-warga-dialog/">Dihadang Warga Poco Leok Soal Geotermal, Gubernur NTT Tak Gentar, Ajak Warga Dialog</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manggarai pada Rabu (16/7/2025).</p>
<p>Saat itu berkesempatan mengunjungi warga Desa Lungar, Poco Leok untuk berdialog dengan masyarakat setempat terkait pelaksanaan proyek Geotermal di wilayah</p>
<p>Kedatangan Gubernur bersama rombongan dihadang aksi unjuk rasa penolakan proyek Geotermal oleh masyarakat Desa Lungar, Poco Leok di gerbang kampung.</p>
<p>Gubernur menghadapi aksi warga dengan tenang ia, lalu mengajak mereka duduk bersama dalam sebuah dialog.<br />
Kepada warga Desa Lungar, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan, kedatangannya ke wilayah ini adalah untuk berdialog dan mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat terkait pro kontra pelaksanaan proyek Geotermal di wilayah ini.</p>
<p>&#8220;Saya pastikan ini pertemuan pertama dan bukan yang terakhir. Dan saya harap kita bisa berdialog dengan baik untuk mencari titik temunya,&#8221; jelas Melki.</p>
<p>Terkait dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat, Mantan Anggota DPR RI ini menyampaikan terima kasih dan menurutnya ini adalah bagian dari penghormatan masyarakat atas kunjungannya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih untuk penyambutannya, saya lihat ini sebagai penghormatan terhadap saya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Di hadapan Gubernur NTT, dalam kesempatan dialog yang dilaksanakan di Aula Gereja Katolik Stasi Lungar, perwakilan warga Desa Lungar menyampaikan semua keluhan dan alasan terkait penolakan mereka atas kehadiran proyek Geotermal.</p>
<p>Mama Merry, salah seorang perwakilan warga Desa Lungar, kepada Gubernur mengatakan, kehadiran proyek Geotermal ini tidak mendatangkan keuntungan bagi warga dan merusak tatanan adat masyarakat Poco Leok.</p>
<p>Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Desa Lungar, Gubernur Melki menyatakan, akan dilakukan dialog lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan proyek Geotermal ini.</p>
<p>Gubernur juga mengajak agar relasi persaudaraan di Poco Leok yang renggang selama ini kembali direkatkan sehingga tidak menimbulkan konflik di masyarakat.</p>
<p>“Geotermal itu tidak lebih hebat dari persaudaraan dan kekeluargaan. Jauh sebelum barang ini ada, kita adalah satu keluarga besar,” jelas Melki.</p>
<p>Kepada masyarakat Desa Lungar yang hadir, Gubernur menegaskan komitmen dan niat baik Pemerintah Provinsi NTT adalah untuk membangun wilayah ini tanpa harus mengorbankan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kalau kami punya niat jahat terhadap Poco Leok, kami tidak akan selamat keluar dari sini,&#8221; tegas Melki Laka Lena.</p>
<p><strong>Dialog Dengan Masyarakat Desa Wewo.</strong></p>
<p>Usai berdialog dengan masyarakat Desa Lungar, Gubernur dan rombongan juga mengunjungi masyarakat Desa Wewo, tempat Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu yang telah beroperasi selama 13 tahun.</p>
<p>Berbeda dengan Desa Lungar, masyarakat Desa Wewo menyambut hangat kedatangan Gubernur dan rombongan yang didampingi Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit.</p>
<p>Vinsen, salah seorang warga Desa Wewo mengaku, pihaknya menyambut baik kehadiran proyek Geotermal di wilayah tersebut. Kepada Gubernur, ia meminta agar kehadiran proyek Geotermal ini harus memberikan dampak lebih bagi kehidupan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ketika proyek ini jalan, masyarakat di sekitar sini perlu diperhatikan. Infrastruktur jalan perlu juga diperhatikan. Semua ini untuk kesejahteraan masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Senada, Hendrikus Ampat, warga Desa Wewo menilai, kehadiran proyek Geotermal ini akan berdampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita ini hidup berdampingan dengan proyek ini, tidak ada kendala. Hasil cengkeh terus terang saja tidak ada pengaruh, hasil sawah bagus-bagus saja. Tidak ada pengaruh dengan proyek ini,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi polemik pro kontra terkait proyek Geotermal ini, Gubernur mengatakan, proses ini akan bergerak maju dan ia meyakini akan ada titik temunya.</p>
<p>“Saya datang ke sini untuk mendengar langsung dan berdialog dengan kelompok yang di posisi apa saja, baik itu kelompok yang menolak, ada juga yang mendukung maupun kelompok yang netral,” ujar Melki.</p>
<p>Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Melki mengajak Masyarakat untuk terus berdialog dengan baik dan merapatkan kembali persaudaraan yang sempat renggang.</p>
<p>Kehadirannya hari ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya membangun wilayah ini menjadi lebih baik.</p>
<p>“Saya bersyukur sekali karena kita punya ulumbu ini, sejak beroperasi di 2012 aman terkendali. Ulumbu ini adalah salah satu bagian dari bukti bahwa barang ini kalau kita kelola dengan benar akan jadi barang baik dan jadi berkat buat kita semua,” pungkasnya. (Bap NTT).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34539/dihadang-warga-poco-leok-soal-geotermal-gubernur-ntt-tak-gentar-ajak-warga-dialog/">Dihadang Warga Poco Leok Soal Geotermal, Gubernur NTT Tak Gentar, Ajak Warga Dialog</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
