Uskup Atambua Larang Umat Berjabatan Tangan ?

  • Bagikan
Uskup Atambua Dominikkus Saku, Pr saat memimpin Rekoleksi di Paroki Mena Kamis (12/3/20)

KEFAMENANU, FLOBAMORA-SPOT.COM – Mengawali sesi II rokoleksi kategorial, Kamis (12/3/20),  Mgr Domi Saku memulainya dengan video menarik tentang mewabahnya virus ganas alias corona yang telah menelan 3-4 jiwa. Virus ini sungguh menggetarkan sekaligus menggelisakan masyarakat dunia termasuk Indonesia. Cara penularannya virus ini bagaikan kilat dan hingga sekarang medis belum menemukan cara untuk mengatasinya.

Uskup Domi Saku, Pr mengungkapkan: Dari data yang terupdate hingga detik ini, ada 27 orang Indonesia sudah mengalami virus corona. Mulanya hanya 2 orang kemudian berkembang menjadi 6 dan dari sini menjadi 27.

Umat paroki Mena mengikuti dengan Saksama Rekoleksi di Paroki itu menjelang Paskah Kamis (12/3/20)

“Dengan realitas dan demi menekan penyebaran virus ini, maka mulai hari dan detik ini kalau berpapasan dengan sahabat atau siapapun dia tidak perlu ‘berjabatantangan’. Cukup membungkuk saja dan itu sudah berlaku sangat umum. Tujuannya pertama-tama untuk mengantisipasi diri anda penyebaran virus ini. Mengantisipasi itu jauh lebih penting dan mulia sebelum terjadi”, ungkap Uskup Atambua.

Ia minta umat membiasakan diri dengan pola hidup sehat. “Budayakan pola hidup bersih dalam segala pergumulan hidupmu. Mencegah jauh lebih baik dari pada usaha untuk mengatasi  dengan segala kemungkinan-kemungkinan yang belum menjanjikan”, tandas uskup Domi Saku. (ba/sintus).

 

Editor : Sintus

  • Bagikan