Butuh “Komitmen” dan Kolaborasi Bangun Destinasi Wisata Pantai Teres

0 7.623

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – “Komitmen” (sandi Politik untuk Korinus Masneno dan Jerry Manafe) merupakan kebersatuan dua pribadi yang memiliki tekad yang sama yaitu ber-Komit untuk membangun kabupaten Kupang. Komitmen bukan sebatas selogan belaka dan bukan pula rangkaian kata pemanis yang berisikan janji politik saat kampanye yang mewarnai proses Politik di Kabupaten Kupang. Akan tetapi “Komitmen” diwujudkan melalui program-program unggulan pro-rakyat yang disebut dengan satu gerakan spektakuler yakni Revolusi 5P (Pertanian, Peternakan, Perkebunann, Perikananan Kelautan dan Pariwisata).

Setelah dilantik hingga satu tahun berjalannya roda pemerintahan di bawah kendali Korinus Masneno dan Jerry Manafe mendorong satu persatu Program 5P yang diusung. Sebut saja program pertama yang dibuat adalah penanaman anakan Lamtoro Teramba di ratusan Hekto Are. Ini untuk mendukung program Peternakan. Masyarakat Kabupaten Kupang sudah biasa dengan memelihara Ternak, namun perlu diperkuat sehingga benar-benar menampakkan hasil yang maximal.

Program kedua yang mulai didorong adalah Pariwisata. Di tahun kedua kepemimpinannya Pemerintah ingin menyiapkan Pariwisata sebagai Prime mover ekonomi mendukung Program yang sama yang sedang digaungkan pemerintah Provinsi. Pariwisata harus menjadi lokomotif di samping program lainnya.

“Pembangunan pantai teres akan didukung dengan fasilitas mulai dari pemenuhan kebutuhan listrik dan penerangan, jalan masuk, Pengembangan Pertanian, Peternakan, home stay hingga fasilitas lainnya yang menunjang pengembangan pariwisata di tempat ini. Kita integrasikan pembangunan obyek wisata ini didukung berbagai sector sehingga percepatan pengembangan dapat dilaksanakan”, tegas Masneno pada acara pencanangan penyelenggaraan Musrenbang Rencana Kerja Pemeritnah daerah (Musrenbang RKPD) tingkat Kecamatan tahun 2020 di GMIT Betel Kelurahan Sonraen kecamatan Amarasi Selasa (11/2/20).

Untuk terwujudnya program spektakuler Revolusi 5P pemerintah kabupaten Kupang mengerahkan semua OPD untuk bahu membahu mensukseskan program tersebut.
Berikut ini Pernyataan beberapa Kadis terkait Program 5P yang sedang jadi pusat perhatian Pemerintah Kabupaten Kupang.
Kadis pariwisata Kabupaten Kupang, Piter Charles Sabaneno dalam sebuah bincang-bincang mengatakan, Program Pariwisata bukan hanya sekedar membangun obyek wisata tetapi membangun Kawasan Pariwisata, karena wisata pantai tidak bisa hanya mengandalkan view pantainya karena di mana-mana ada pantai, sehingga sekali datang orang pergi dan tidak akan datang lagi.
Sekali-sekali ada lomba ternak sapi, ada pemancingan air tawar jadi trend itu berputar terus walaupun dengan peralatan yang seadanya. Katong (kita) mau buat Water boom. Memang mahal tapi harus terpikirkan untuk ke depan, harus waaw.
5P itu harus ada di dalam kawasan wisata. Dengan programnya masing-masing.
Membangun kawasan pariwisata, harus didahului pelepasan hak atas tanah sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari. Jangan sampai Pemerintah sudah investasi Milyaran rupiah, kemudian hari ada gugatan. Saat kita masih berkuasa orang diam, takut, setelah kita turun orang mulai gugat.
Kabid Destinasi Dinas Pariwisata kabupaten Kupang, Sius Kopung mengatakan, tahun ini Pemerintah fokus ke obyek wisata Pantai Teres di Buraen Amarasi Selatan.
Nah rencana kita fokus pembangunan Pariwisata ke Pantai Teres. Memang bukan baru tahun ini kita rencanakan tetapi kita sudah masuk dalam rencana kawasan pariwisata. Kita sudah punya Master plan dari tahun 2013. Kita sangat bersyukur di dalam 5P itu pantai Teres dimasukkan sebagai destinasi yang akan dibangun pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Kupang Korinus Masneno dan Wabup Jerry Manafe.
Menurut dia, membangun pantai Teres harus dilakukan secara utuh oleh seluruh stakeholder seperti masyarakat, pihak pemerintah dan pengusaha.
Lantas berapa duit yang dialokasikan dari APBD Kabupaten Kupang ?
“Kita dapat dana 1 Milar tahun ini untuk pembenaham area parkir, MCK dan aula dan Lopo berkarakteristik Daerah. Tahun ini juga ada infrastruktur jalan ya kita harapkan juga dinas-dinas lain. Infokom mungkin dia bisa bangun internet di situ”, ujarnya.
Ia mengatakan ending dari seluruh upaya pemerintah adalah bagaimana ekonomi masyarakat tumbuh.

Kepala Dinas Pertanian, Pandepotan Siallagan.
Bupati Kupang telah menginstrusikan kami (dinas Terkait 5P) untuk ikut membangun Pantai teres tahun 2020 ini. Nah Wisatawan ketika sudah di sana tidak mungkin cari makan di luar jadi kita siapkan pangan-pangan local bersama petani kita di sekitar lokasi Teres. Itulah yang kita berdayakan.
Selain itu, pihaknya juga akan mendukung Pariwisata dengan menanam tanaman potensi local seperti jagung, kacang-kacangan, umbi-umbian dan produk pertanian hortikultura lainnya, dengan irigasi tetes. Itu yang kita upayakan di sana.
Semua kita tau, wisatawan Mancanegara kalau datang ke lokasi wisata tidak membutuhkan pangan modern tetapi lebih pada pangan local, karena itu pihaknya akan serius mengembangkan bahan makanan di areal persawan di bibir Pantai Teres, dengan melakukan pendampingan kepada Petani untuk menanam tanaman jagung dan lain-lain.
Semua instansi harus bergerak bersama masyarakat. Semua bersatu untuk mensuskseskan program ini mengembangkan destinasi baru, Wisata teres. Ada areal persawan seluas kurang lebih 10 – 20 Ha di pantai Teres Pria asal bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman umur pendek, seperti sayuran, kacang-kacangan, selama 45 hari ke depan karena ini pergeseran musim hujan. Biasanya normal itu dari Desember – Maret. kita sudah tanam padi.

Kepala Dinas Kominfo, Thom Sonbait.
Pembangunan Pantai Teres dilakukan tahun 2020 ini. Pantai nan exotic itu membutuhkan konsentrasi seluruh Organisasi perangkat Daerah (OPD) terkait, karena banyak fasilitas umum yang harus disediakan, termasuk Teknologi Informasi.
Kalau Dinas Komunikasi dan Informatika menghadirkan pelayanan IT secara baik di sana karena Wisatawan yang datang ini bukan saja domestic tapi juga Mancanegara. Lewat Internet Wisatawan dapat mengabarkan kondisi Pantai Teres kepada sahabat-sahabatnya. Lewat IT mereka bisa menjual wisata Alam pantai Teres. Ini memang sudah ditegaskan oleh pak Bupati kepada kita OPD yang ada bahwa program strategis apa saja kita saling memback up.
Tidak hanya Internet, kalo dapat kami juga bisa menyiapkan Video tron di sana, pariwisata juga hadirkan Lopo-lopo atau penginapan-penginapan, menyesuaikan dengan alam di sana.
Soal Dana jelas dana sudah disiapkan, karena yang namanya Revolusi 5P itu semua OPD harus fokus mendukung.

Kepala Dinas Dinas Peternakan, Lecky Matte
Sementara itu Kadis Peternakan Kabupaten Kupang Lecky Matte mengatakan, jumlah populasi ternak sapi sebanyak 225. 799 ekor dengan luas padang pengembalaan secara keseluruhan 112.075 Ha.
Selain Sapi masyarakat Kabupaten Kupang juga beternak Babi, Ayam, Kambing dan jenis hewan lainnya.
Kontribusinya untuk destinasi Pantai Teres Dinas Peternakan akan mengadakan, kontes Sapi melibatkan seluruh Peternak untuk meramaikan Destinasi itu. tapi bukan tahun 2020 ini. Tahun 2021 baru bisa karena rencana tahun ini Kontes Sapi akan diadakan di Amarasi (Induk).
Asisten II Sekda Kabupaten Kupang Jimy Ully berkomentar, Pemerintah Kabupaten Kupang tidak main – main dalam mendorong program Peternakan Buktinya Daerah ini memiliki luas lahan yang telah ditanami Lamtoro Teramba sebesar 425 hekto are, itu dilakukan kelompok tani Ambana satu dan Ambana dua.
Kita Optimis Kabupaten Kupang menjadi contoh Penyiapan pakan ternak di NTT”, Kata Asisten II Sekda Kabuapten Kupang Jemy Ully kepada flobamora-spot.com Rabu (19/2).
Selain yang baru ditanam ada 375 HA lahan Lamtoro yang siap dipanen di desa Tolnako Kecamatan Fatuleu.
Kita mengapresiasi Tim ad hock yang dibentuk pemerintah provinsi Untuk menangani pakan ternak yang telah melakukan pendampingan secara baik terhadap kelompok-kelompok tani di Kabupaten Kupang.
Bupati Kupang selalu mengatakan, masyarakat Peternak bisa memanen beras di atas gunung. Maksudnya topografi wilayah yang bergunung-gunung tidak mungkin dibuat sawah apalagi curah hujan minim. Daerah ini lebih cocok tanam Lamtoro Teramba untuk pelihara ternak.

Kepala Dinas PUPR, Joni Maclon Nomseoh
Pembangunan Pantai Teres di Amarasi Selatan bukan hanya wacana. Pembangunan Destinasi itu segera dimulai, karena anggarannya telah tersedia.
“Mimpi Bupati dan wakil Bupati ini harus didukung dengan kesiapan infrastruktur. Untuk itu kami di dinas PUPR tahun 2020 ini mendapat anggaran dana Alokasi Umum (DAU) cukup untuk pekerjaan beberapa item pekerjaan di Pantai Teres. Bapa bupati mau fokus satu tahun satu destinasi. Dana kita Kurang lebih 30 – 40 Milyar.
Ia merinci, khusus infrastruktur Jalan pihaknya akan membangun kurang lebih 4 Kilo meter dari arah Radar menuju Fatu Braun dan Pantai Teres, juga ada rehab irigasi. Ada sawah di situ. Selain sawah yang sudah ada mungkin ada lahan baru yang bisa diairi. Kemudin ada jaringan air bersih dari Mata air Manenu dan Tunhiut di atas Radar situ. Juga ada mata air lain kita alirkan menuju destinasi wisata Teres. Kalau air tersedia maka destinasi itu akan hidup. Pariwisata dia bangun lopo air juga harus terbangun.
Kemudian kita ada pemeliharan jembatan, jalan pantai Puru 2 km. Itu satu paket karena orang dari pantai Puru bisa langsung ke Teres lewat Pantai Selatan. Kami juga membangun listrik Terpadu yang menggunakan Solar Shell sekitar 6 M.
Konsultan Perencna dia hitung dulu. Sumber energinya itu diambil dari energi Listrik yang kami bangun nanti. Pemanfaatannya lebih diutamakan untuk penerangan jalan, penerangan daerah destinasi apabila kelebihan kapasitas energi kami bisa jual ke PLN. Kita kan harus ada otak enterpreneur sedikit. Kapasitas yang tersedia misalnya 3 MW yang terpakai hanya 1 MW 2 nya kita jual. Lokasi listrik sedang disurvei tapi itu dilakukan oleh tenaga ahli. Tenaga profesional yang kerja jadi kita siap terima. Kita rencanakan harus yang terbaik.
Lantas kapan Proses Pekerjaan tersebut dilakukan pak Kadis ? Kita sudah mulai poses seluruh kegiatan yang direncanakan, nanti kita serahkan ke Pokja. Siapa yang bersaing di situ, Pemenang siapa, itu dari pokja Pengadaan barang dan jasa yang atur. Siapa yaang menang datang sini baru mulai berkontrak melalui Pejabat Pembuat komitmen (PPK) bukan dengan saya. Dokumen seperti syarat-syarat, perencanaan ini ini kita usahakan supaya anggaran yang besar ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Ada Item pekerjaan yang mungkin memakan waktu yakni pembangunan Energi Listrik. Kalau jalan, irigasi sudah biasa kami lakukan mungkin yang agak kendala itu listrik. Tapi itu oleh ahli. Pertanyaan item mana yang kemungkinan paling lama diselesaikan ya ini motivasi bagi kami ya diharapkan Pokja sudah terbentuk supaya di sana lelang dimulai, kita kirim dokumen. PPK saya sudah tunjuk / angkat, kirim dokumen sudah ke pokja. Nanti setelah itu bagaimana Pokja itu yang bekerja. Siapa pemenang mulai kerja sekarang.
Ia optimis tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan proyek Pembangunan jalan menuju Pantai Teres dan beberapa item lainnya.