Herman: “Akhirnya kami tidak perlu putar jauh lagi”.

0 200

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pemerintah Kota Kupang sedang berupaya memperbaiki Jembatan Mapoli Kelurahan Air Nona Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Demi kelancaran lalulintas didaerah itu Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan nasional membangun jembatan Alternatif. Namun beberapa hari terakhir Jembatan alternatif itu diterjang banjir akibat hujan. Hal ini membuat pelintas harus memilih jalan alternatif lain yang lebih jauh.

“Akhirnya kami tida perlu putar jauh lagi”,demikian Demikianlah dikatakan Herman, salah seorang warga Bakunase yang beberapa hari ini memanfaatkan jembatan alternatif itu kepada Media pada Rabu (4/3).

Menurut Herman, Dengan perbaikan jembatan darurat tersebut membuat ia lebih cepat sampai ke tempat tinggalnya. “Jembatan utama lagi diperbaiki, kalau ini jembatan putus lagi (jalur alternatif) maka ketong putar ikut Biknoi, dan itu buang waktu saja. Sudah jadi begini maka ketong bisa sampe cepat ke rumah”, ujarnya.

Herman menjelaskan, Jembatan alternatif atau darurat yang putus pada Senin (2/3) membuat warga harus melewati jalur lain seperti melalui jalur Labat – Biknoi –  Naikoten 1, dan dari jalur bawah seperti Naikotn 1 – Biknoi – Labat -Bakunase dan juga wilayah sekitarnya yang bisa dijangkau.

Pembangunan jembatan alternatif tersebut  dilakukan oleh Badan Pelaksanaan Jalan Nasional X (BPJN X) Kupang dan rekanan menggunakan gorong-gorong yang lebih besar dari sebelumnya. Nampak ada alat berat sedang memadatkan material di jembatan alternatif ini. Pantauan Flobamora-Spot .com pada Rabu (4/3), kendaraan dan warga akhirnya sudah bisa melewati jalur ini secara normal.(jk)