Apa Arti Kehadiran Warga Tionghoa ? Ini Kata Wakil Walikota Herman Man.

  • Bagikan
Wawali Herman Man dan Istri Elisabth Lies Rengka bersama keluarga besar CV Nam Grup dalam perayaan Imlek 2571 2020 Jumat (25/1)
Wawali Kupang bersama Pimpinan CV Nam Grup

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Warga Tionghoa di seanteru dunia tahun ini merayakan Imlek 2571. Mereka ada di mana-mana termasuk di Kota Kupang dan menguasai perekonomian dunia.

“Kehadiran keluarga Tionghoa di Kota Kupang memiliki arti yang besar. Bahkan sejarah Kota Kupang turut ditentukan juga oleh perjalanan masyarakat Tionghoa, Mereka memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan & perkembangan ekonomi di Kota Kupang, bahkan di NTT dan Indonesia”, ujar Wakil Walikota Kupang dr. herman Man dalam sambutannya ketika merayakan Imlek 2571 yang diselenggarakan, CV Nam Grup di Kelurahan Oesapa Jumat (25/1).

Herman atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang menyampaikan selamat Hari Raya Tahun Baru Imlek bagi seluruh keluarga besar Tionghoa yang ada di Kota Kupang.

“Harapannya, tahun baru kali ini membawa kesejahteraan, kesuksesan,kesehatan dan umur yang panjang tidak saja bagi keluarga besar CV Nam dan keluarga Tionghoa saja, tapi juga bagi seluruh warga Kota Kupang”, ucap dia.

Pimpinan CV Nam Group, Leonard Antonius menyampaikan perayaan ini mereka buat dalam rangka berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan, seluruh karyawan dan warga sekitar.

“Perayaan seperti ini sudah kami selenggarakan selama 10 tahun terakhir”, ujar Pria yang disapa Aleong.

Untuk memeriahkan perayaan tersebut mereka menyuguhkan atraksi ular naga dan barongsai yang diperankan oleh para karyawan CV Nam yang tergabung dalam sanggar seni Atoin Meto.

“Saya berharap dengan mendirikan sanggar seni Naga Atoin Meto, pariwisata NTT bisa makin lebih dikenal luas”, pungkasnya.

Turut hadir pada perayaan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Dr. Ince D. P Sayuna, SH, M.Hum, M.Kn, Pejabat yang mewakili Kapolda NTT, Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elisabeth Rengka, SST, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP, M.Si, Kepala Bidang dari Badan Kesbangpol Kota Kupang, Lurah Oesapa, Kiai Kia, A.Md serta rohaniawan dari Keuskupan Agung Kupang dan Sinode GMIT. (Sintus/Humas).

  • Bagikan