Kongres Nasional PERUATI V, Berlangsung di Kupang

  • Bagikan


Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati dan wabup Kupang serta para peserta PERUATI V pada acara Pembukaa Minggu (27/10) di Aula Gereja Elim Naibonat.

NAIBONAT, FLOBAMORASPOT
COM – Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia atau yang biasa dikenal dengan sebutan PERUATI menyelenggarakan Kongres Nasional ke 5 tahun 2019. Kabupaten Kupang ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kongres yang berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 27 s/d 31 Oktober 2019.

Pembukaan Kongres Nasional ( Konas) ke 5 PERUATI dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PERUATI Ny. Ruth Kezia Wanggai didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Kupang Korinus Masneno dan Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon, Minggu (27/10/2019) di Aula Gereja Elim Naibonat Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan KONAS PERUATI di NTT.

“Saya berharap lewat Konas Peruati tahun 2019 ini akan melahirkan ide, gagasan dan pikiran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa khususnya perjuangan membangun perempuan yang berkualitas, setara dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa”, ujar Laiskodat.

Dirinya yakin dengan kekuatan perempuan akan memberikan daya dan dorongan untuk membangun perempuan yang punya masa depan.

“Selamat berkonas, selamat berjuang dalam membangun bangsa, membangun daerah dan memberikan kontribusi terbaik bagi kita semua,” ungkap Gubernur Viktor.

Bupati Kupang Korinus Masneno selaku tuan rumah Konas Peruati ke 5 dalam sapaan selamat datangnya menyatakan rasa bangganya atas kehadiran ratusan pengurus Peruati di Kabupaten Kupang NTT.

Dirinya berharap pelaksanaan Konas Peruati dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman.

“Saya harap Konas ini menghasilkan rekomendasi strategis dalam peningkatan kapasitas dan kualitas perempuan, pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas iman keluarga yang akan berdampak bagi kemajuan bangsa dan negara,” ungkap Masneno.

Dia berharap, lewat Kongres ini menjadi tempat pembelajaran moral dalam perjuangan nilai-nilai feminis kritis dalam perjuangan perempuan menuju pembebasan dan transformasi.

Ia mengatakan, Konas ini tentunya akan Menghasilkan keputusan-keputusan yang berdampak bagi pengembangan Sumber daya manusia, iman dan spiritual.

Sementara itu Ketua Umum Peruati periode 2015-2019 Ny. Ruth Kezia Wanggai dalam sambutannya mengucapkan rasa bangganya bisa hadir di NTT khususnya melalui Konas di Kabupaten Kupang ini.

“Konas ini dihadiri oleh pengurus Nasional dan Pengurus Daerah se -Indonesia bahkan ada dari Sabah dan serawak Malaysia.

“Perempuan harus berkontibusi bagi pembangunan bangsa. Konas ini merupakan momentum menyatukan rasa, ikatan persaudaraan, dan membuat langkah strategis bagi kemajuan perempuan”, jelasnya.

Masih menurut dia, Peruati sudah hadir lebih dari 1/4 abad, bukan sekedar ajang kumpul-kumpul melainkan Peruati sebagai rumah bersama menuju pembebasan dan transformasi sesuai dengan tema Konas “Melangkah bersama menuju pembebasan dan transformasi”tegas dia.

Hadir pada Acara Pembukaan Konas Peruati ke 5 tersebut Wabup Kupang Jerry Manafe, Ketua TP PKK Kabupaten Kupang Ny. Damaris Masneno Mooy, Waket PKK Ny. Lely Manafe Menny, Ketua Umum Panitia Konas Pdt. Fransina Faot Lado, Ketua Peruati Daerah Timor Kepulauan Pdt. Linda Kise. (Humas / Sintus)

  • Bagikan