Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Letakkan Batu Pertama Pembangunan Destinasi Wisata Mulut Seribu

Batu di tangan Gubernur NTt Viktor Bungtilu Laiskodat menjadi batu pertama pembangunan Cottage di Mulut Seribu Rote Ndao


Rote Ndao, flobamora-spot.com – untuk menunjang destinasi wisata Mulut Seribu, Pemerintah Provinsi NTT membangun sebuah cottage di desa Daiama Kecamatan Landuleko Rote Ndao. Peletakan batu pertama pembangunan sarana pariwisata itu dilakukan Gubernur Nusa tenggara Timur Rabu (7/8/2019).
Karo Humas dan Protokol Setda NTT Jelamu Ardu Marius dalam live report dengan Radio Tirilolok mengatakan, Mulut Seribu merupakan satu dari 7 Destinasi yang mendapat perhatian pemerintah Provinsi NTT tahun 2019.
“setelah baru-baru ini peletakan batu pertama pembangunan Cottage di Alor hari ini Gubernur kembali melakukan kegiatan yang sama di Mulut Seribu Rote Ndao. Tentu ini sangat bermanfaat dalam pengembangan pariwisata kita ke depan”, kata karo Humas dan Protokol Setda NTT Dr. Jelamu Ardu Marius dari balik phone Cell.
Ia menambahkan, setelah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Cottage, Gubernur Viktor mengunjungi lokasi budidaya bibit ikan yang berada satu area dengan destinasi wisata Mulut Seribu.
“karena di Mulut Seribu kita tau sudah ada ribuan bibit ikan yang dibudidaya oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Timur. Mulut Seribu ke depannya tidak hanya dikembangkan untuk destinasi wisata tetapi juga untuk pengembangan perikanan di Rote Ndao”, ujar mantan Kadis Pariwisata NTT ini.
Marius mengatakan, Rote Ndao tidak hanya terkenal di dunia dengan Musik Sasando dan survingnya tetapi juga mulut seribu yang saat ini sudah mulai dikembangkan.
“Selain Sasando masih ada lagi Survingnya yang diminasti wisatawan Asing ya tapi juga Mulut Seribu yang saat sekarang sedang ditata untuk menjadi destinasi pariwisata yang indah”, tambah Mantan Frater ini.
Marius melaporkan, Pada akhir sambutannya, Gubernur memotivasi masyarakat untuk menjaga kebersihan di destinasi wisata sehingga bisa menarik wisatawan datang ke NTT, khususnya Mulut Seribu, Rote Ndao.
“Ketika bapa Gubernur mewacanakan Kebersihan beliau tidak hanya berpidato tetapi turun langsung memimpin ribuan ASN dan Masyarakat untuk memungut sampah di berbagai wilayah di Kota Kupang, ataupun ketika beliau berkunjung kemanapun dan melihat sampah plastik yang bertebaran langsung turun dari mobil untuk memungut dan meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan”, urainya.
Pariwiasta NTT telah ditetapkan menjadi Leading sector pengembangan Ekonomi di NTT didukung sektor lainnya. Gubernur mendorong program tersebut sekencang-kencangnya dengan berbagai terobosan. (Sintus)

  • Bagikan