H -1 Pan Indo Hash, Mobil Toilet Masih Dikomunikasikan

  • Bagikan


Pemandangan sekitar gunung fatuleu

Oelamasi, flobamora-spot.com – Pelaksanaan Pan Indo Hash di Kabupaten Kupang tinggal sehari, namun persiapan menyambut 2000 lebih tamu itu belum matang. Salah satu kendala yang masih mengganjal adalah mobil toilet, untuk mendukung pelayanan para tamu di Lokasi wisata Gunung Fatuleu dan Pantai Batulesa (Obyek wisata Alamanda sekarang – red), yang menjadi tujuan utama para Hasher. Sampai berita ini diturunkan belum ada kepastian jawaban dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPP) daeah Provinsi terkait bantuan mobil Toilet.
“Saya sudah kirim Kabid I untuk bertemu Kalak BNPB Provinsi guna meminta bantuan mobil toilet”, kata Kalak BPBD Kabupaten Kupang Titus Anin kepada flobamora-spot.com pertelepon Kamis (1/8/2019).
Ditanya seperti apa hasil loby tersebut Titus menegaskan, hasilnya belum diketahui karena para Pejabat di lingkungan BNPB NTT sedang berada di luar.
“Saya belum bisa pastikan karena para Pengambil keputusan di BNPB Provinsi tidak ada di tempat”, ujarnya.
Ketua Panitia penyambutan peserta Pan Indo Hash Piter Charles Sabaneno mengatakan, urusan mobil Toilet tanggungjawab Kalak BPBD sesuai pembagian tugas di tubuh Kepabitiaan.
“Kita sudah bagi tugas sesuai Tupoksi. Jadi setiap seksi harus bertanggungjawab terhadap tugasnya”, jelasnya.
Mengenai peraiapan di lokasi kegiatan Kadis Pariwisata Kabupaten Kupang ini mengatakan, persiapan sudah 90 persen.
“Persiapan kita di lapangan sudah 90 persen. Yang bermasalah hanya soal air bersih di puskesmas yang nanti dilalui pelari Super long 26 km Jumat (2/8). Jangan sampai mereka singgah di Puskesmas dan air tidak tersedia. Lalu Toilet. Di lokasi wisata Gunung Fatuleu itu hanya ada 4 Kamar WC. Kita akan minta tambah di Sekolah terdekat untuk WCnya dipakai. Kemudian kita minta bantuan ke BNPB Provinsi. Mudah-mudahan mereka kasih. Saya optimis. Pak Kalak sedang loby”, ungkapnya.

Pintu masuk pantai Alamanda

Mengenai persiapan lain ia menjelaskan, persiapan lain sudah ok. “Misalnya atraksi tenun ikat, kuliner dan berbagai atraksi lainnya sudah matang”, ujarnya.
Menurut dia, para Hasher akan betah di gunung Fatuleu untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. “Saya pastikan mereka akan sampai malam karena berbagai kegiatan sudah kita sediakan”, pungkas Mantan Kepala BAPPEDA Kabupaten Kupang itu.

  • Bagikan