Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Baik ! Stunting di Kabupaten Kupang, Turun Jadi 16, 11 %

Kontributor : TN Editor: Redaksi
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe bersama seluruh Pemangku Kepentingan dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Kupang. Diabadikan saat kegiatan di Posyandu Bolok Rabu (15/3).
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe bersama seluruh Pemangku Kepentingan dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Kupang. Diabadikan saat kegiatan di Posyandu Bolok Rabu (15/3).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting terus memantau perkembangan kasus stunting di kabupaten Kupang.

 

Hasilnya, Angka stunting di kabupaten kupang menurun dari 19,88 persen menjadi 16,11 persen.

 

Penurunan angka stunting ini diketahui setelah penimbangan dan pengukuran bayi pada bulan Februari 2023.

 

Penurunan angka stunting bisa digenjot agar lebih rendah lagi, bila semua dinas di pemerintahan kabupaten Kupang mau bekerja bersama.

 

Ketua tim percepatan penurunan stunting (TPPS) kabupaten Kupang yang juga Wakil Bupati kupang Jerry Manafe, saat meninjau kegiatan penimbangan bayi dan balita di desa bolok, kecamatan kupang barat, Rabu (15/3/23) mengatakan, ia berterimakasih kepada dinas kesehatan dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi bersama memberantas stunting di daerah masing-masing.

 

Jerry Manafe menyayangkan, dinas-dinas lain belum berkontribusi dalam upaya penanggulangan stunting.

 

Dia berharap, lewat program orang tua asuh, para OPD mau ikut berkolaborasi bersama, menururunkan angka stunting.

 

”Tidak mungkin saya bekerja sendiri dalam memberantas stunting”, kata dia.

 

“Saat ini baru dinas kesehatan, TNI/Polri, camat, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang bekerja bersama saya memberantas stunting”, jelas Manafe.

 

“Melalui program orang tua asuh, saya harap semua dinas mau bekerja bersama menurunkan stunting. Dan saya yakin di akhir 2023 bila kita berkerja keras bersama, angka stunting sudah menjadi hanya 10 persen saja”, ujar Jerry Manafe.

 

Senada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Robert amaheka mengatakan, bila semua dinas di pemerintah kabupaten Kupang bekerja bersama ketua TPPS dan dinas kesehatan, maka angka stunting bisa menurun drastis.

 

Dia menambahkan, untuk menyukseskan program orang tua asuh yang dicanangkan Pemkab Kupang, semua dinas harus turun ke posyandu, sehingga memahami kerja mereka dengan baik.

 

”Agar para dinas bisa menjalankan tugas mereka dalam program orang tua angkat dengan baik. Saya menghimbau agar mereka juga turun ke posyandu-Posyandu. Karena disana semua balita stunting ada. Daripada mereka turun ke lapangan secara sendiri-sendiri ke rumah masing-masing, tentu akan sulit. Jadi saya harap dinas-dinas lain mau bersama turun ke posyandu setiap bulan”, urai dr. Amheka.

  • Bagikan